Sembilan Elemen yang Harus Ada dalam Bisnis Canvas

Sembilan Elemen yang Harus Ada dalam Bisnis Canvas

183 views

Hours.medialova.com. // Bisnis Model Canvas atau BMC adalah kerangka kerja yang dikenal banyak untuk mendefinisikan model bisnis startup. Berikut penjelasan sekaligus contoh bisnis model canvas atau contoh business model canvas blog hours.medialova.com

Sembilan Elemen yang Harus Ada dalam Bisnis Canvas

Bisnis model kanvas disusun dengan tujuan untuk menjelaskan, menilai, memvisualisasikan. Serta mengubah model bisnis sehingga kinerja yang di hasilkan oleh startup lebih maksimal.

Business Model Canvas ini bisa di terapkan oleh semua jenis startup tanpa terbatas sektor usaha.

Apa Itu Bisnis Model Canvas

Bisnis Model Canvas atau BMC adalah sebuah strategi dalam manajemen yang berupa visual chart yang terdiri dari 9 elemen.

Model bisnis ini pertama kali di perkenalkan oleh Alexander Osterwalder dalam buku nya yang berjudul Business Model Generation.

Dalam buku tersebut, Alexander mencoba menjelaskan sebuah framework sederhana untuk mempresentasikan elemen-elemen penting yang terdapat dalam sebuah model bisnis.

Baca Juga : Berkut Ide Bisnis Online Modal Kecil yang Harus di Coba

Jika dilihat sepintas, sebenarnya alur business model canvas nampak cukup sederhana. Secara garis besar, alur nya mengalir dari satu elemen bisnis menuju elemen penting berikutnya.

Berikut adalah sembilan elemen yang terdapat dalam bisnis model kanvas.

1. Customer Segments (Segmentasi Konsumen)

Elemen pertama yang harus Anda miliki dalam memulai bisnis model kanvas ini. Adalah menentukan segmen pelanggan mana yang akan menjadi target bisnis.

Misal nya, suatu maskapai penerbangan mengeluarkan 2 produk untuk memenuhi kebutuhan 2 segmen pelanggan yang berbeda. Ada 2 stasiun televisi yang menyajikan 2 acara berbeda untuk memenuhi segmen pelanggan yang berbeda.

Block ini berisi mengenai berbagai hal mengenai pelanggan Anda, Pada customer segments, Anda harus bisa menjawab 3 block. Seperti customer jobscustomer gain, dan customer pain.

1. Customer Jobs

Mengisi block ini penting buat kamu mengetahui apa saja pekerjaan dari pelanggan. Tentu nya yang ingin di selesaikan dengan produk atau jasa Anda.

Pekerjaan ini bisa berupa tugas yang ingin diselesaikan, masalah untuk dipecahkan, atau kebutuhan yang ingin di penuhi.

2. Customer Gain

Block business model canvas ini berguna untuk menjelaskan manfaat yang diharapkan atau diinginkan pelanggan dari bisnis Anda.

Keinginan yang dimaksud di sini adalah keinginan fungsionalitas, sosial, emosi, dan penghematan biaya.

3. Customer Pain

Block ini dibutuhkan untuk menggambarkan emosi negatif, biaya yang tidak diinginkan, situasi dan risiko, selama atau setelah pekerjaan selesai.

Dengan mengetahui kelemahan atau ketakutan dari pelanggan, Anda bisa membuat produk yang bisa menjawab semua masalah yang di alami pelanggan.

2. Value Proposition (Proposisi Nilai Konsumen)

Elemen yang di maksud pada business model canvas ini adalah sekat yang merupakan keunggulan produk. Apa saja sesungguhnya poin-poin yang dapat mendatangkan manfaat yang ditawarkan bisnis atau perusahaan bagi customer segment-nya.

Hal ini menjadi kesempatan bagi Anda untuk menjabarkan kekuatan dan keunggulan yang membedakan bisnis Anda dengan bisnis yang lain.

Baca Juga : Berikut adalah pengertian Investasi dalam Bisnis

Sebelum memulai sebuah bisnis, Anda harus mengetahui terlebih dulu siapa target audience yang mungkin bisa menjadi pelanggan produk Anda.

Apa keuntungan yang bisa Anda berikan kepada pelanggan? Produk apa yang ingin Anda tawarkan?

1. Produk dan Servis

Cobalah mulai dengan menulis semua proposisi dari produk atau servis yang ingin Anda jual. Apakah produk yang ingin Anda juala bisa membantu pelanggan dalam memperbaiki pekerjaan fungsional, sosial, dan emosional.

Setelah menuliskan semua proposisi nilai dari produk. Cocokkan nilai mana saja yang sesuai dengan kepentingan pelanggan. apakah penting atau tidak penting.

Dengan  menjawab semua block ini, Anda bisa mengevaluasi proposisi nilai yang sebelumnya hanya di tuliskan tanpa di cocokkan dengan kebutuhan pelanggan.

2. Pain Relievers

Pada block ini, Anda harus menjelaskan bagaimana produk atau jasa yang Anda pasarkan bisa meringankan penderitaan dan beban pelanggan.

Di mana, block ini akan menghilangkan atau mengurangi isi dari blok customer pain yang berhubungan dengan situasi yang tidak diinginkan, risiko pelanggan pada saat sebelum, selama, dan sesudah pekerjaan selesai.

3. Gain Creators

Dalam block ini, Anda harus menjelaskan bagaimana produk atau jasa yang Anda jual bisa membuat pelanggan diuntungkan. Blok ini harus dapat menjawab pertanyaan yang ada pada blok customer gain.

3. Channels (Saluran)

Channel yang dimaksud di sini adalah media atau sarana apa saja yang bisa Anda gunakan untuk menyampaikan produk atau jasa.

Channels atau saluran adalah bagaimana Anda bisa menyampaikan produk Anda sampai hingga kepada konsumen.

Melalui penggunaan channels yang tepat, Anda baru bisa menyampaikan value propositions kepada customer segments.

Ini adalah salah satu elemen Bisnis Model Canvas, bisnis model kanvas, Business Model Canvas atau BMC yang penting.

Jadi, cobalah pikirkan channels yang ingin Anda gunakan dengan baik. Karena penentuan channels adalah salah satu elemen penting bagi keberhasilan sebuah bisnis.

Ada beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab. Ketika ingin menentukan channel apa yang ingin Anda gunakan seperti bagaimana produk dan layanan bisnis Anda di kirimkan ke pasar?

Atau cara  perusahaan memberikan produk dan layanan kepada pelanggan.

4. Revenue Streams (Sumber Pendapatan)

Revenue stream merupakan bagian yang paling vital, di mana organisasi memperoleh pendapatan dari pelanggan.

Elemen Bisnis Model Canvas atau BMC ini harus dikelola semaksimal mungkin untuk meningkatkan pendapatan bisnis.

Jangan sampai ada bahan baku, produk, atau kinerja yang tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Kamu benar-benar mencoba mencari tahu strategi apa yang kamu gunakan untuk mendapatkan nilai terbanyak dari pelanggan kamu. Apakah pelanggan akan membayar satu kali saja?

Apakah perusahaan kamu memiliki biaya berlangganan bulanan?

Mungkin kamu memberikan produk kamu secara gratis seperti Spotify dan berharap sebagian pelanggan meng-upgrade ke produk premium berbayar?

5. Key Resource (Sumber Daya)

Key resource adalah sekat dalam bisnis model kanvas yang berisikan daftar sumber daya. Sebaiknya direncanakan dan dimiliki perusahaan untuk mewujudkan value proposition mereka.

Semua jenis sumber daya, mulai dari pengelolaan bahan baku mengotrol stok barang serta penataan sumber daya manusia. Dan penataan proses operasional menjadi perhatian dalam membuat Business model canvas.

Poin ini membahas mengenai sumber daya yang diperlukan untuk menciptakan nilai bagi pelanggan. Di sini, Anda harus menjelaskan aset yang Anda perlukan untuk membuat model bisnis startup ini berfungsi.

Di mana, key resources ini terbagi menjadi 4 kategori yaitu:

  • Fisik: gedung, kendaraan, mesin, dan jaringan distribusi.
  • Intelektual: merek, pengetahuan spesialis, paten, dan hak cipta.
  • SDM: Orang-orang yang akan menjadi sumber daya utama, terutama untuk perusahaan di industri kreatif atau pengetahuan yang intensif.
  • Keuangan: Jalur kredit, saldo tunai, dan sebagainya.

6. Customer Relationship (Hubungan Konsumen)

Customer Relationship merupakan elemen dalam contoh bisnis model canvas atau business model canvas di mana perusahaan menjalin ikatan dengan pelanggannya.

Bagian ini harus Anda jawab untuk mengetahui bagaimana cara Anda menjalin hubungan dengan pelanggan.

Di mana, karakteristik pelanggan berbeda-beda, sehingga Anda harus memahami bagaimana Anda mengambil hati pelanggan dan mempertahankan pelanggan yang sudah loyal.

Perlu pengawasan yang ketat dan intensif agar pelanggan. Tidak mudah berpaling ke bisnis yang lain hanya karena jalinan hubungan yang kurang baik.

7. Key Activities (Aktivitas yang Dijalankan)

Key activities adalah semua aktivitas yang berhubungan dengan produktivitas bisnis yang berkaitan dengan sebuah produk. Di mana kegiatan utamanya adalah menghasilkan proposisi nilai.

Poin ini diperlukan sebagai salah satu strategi bisnis terpenting yang harus Anda lakukan. Untuk membuat elemen business model canvas ini berfungsi.

Di mana, kegiatan-kegiatan utama harus secara langsung terkait dengan Value Propositions perusahaan.

Di mana, jika key activities ini tidak terkait dengan value propositions, maka ada sesuatu yang salah, karena aktivitas yang Anda anggap paling penting tidak memberikan nilai kepada pelanggan. Key Activities biasanya dipecah menjadi tiga kategori yaitu:

1. Produksi

Kategori ini mengacu pada penyampaian produk atau jasa kepada pelanggan. Biasanya, Anda harus melakukan ini dengan kualitas tinggi atau kuantitas tinggi, tergantung pada branding usahamu.

2. Pemecahan Masalah

Menemukan solusi baru untuk masalah masing-masing pelanggan juga dapat menjadi tugas utama bisnismu. Hal ini biasa dilakukan oleh konsultan atau organisasi layanan.

3. Platform/Jaringan

Jaringan perangkat lunak biasa berfungsi sebagai platform. Untuk itu, key activities perusahaan semacam ini adalah untuk terus memperbarui dan menginovasi platform mereka.

8. Key Partnership (Kerjasama)

Elemen business model canvas ini berfungsi untuk pengorganisasian aliran suatu barang atau layanan lainnya dalam bisnis Anda.

Posisi-posisi partner kunci tersebut bermanfaat untuk efisiensi dan efektivitas dari key activities yang telah dibuat.

Tak ada salahnya menjalin hubungan baik untuk menciptakan siklus bisnis sesuai dengan ekspektasi.

Untuk mengisi blok ini, Anda harus membuat daftar tugas dan kegiatan yang penting.

Untuk mengisinya, Anda bisa menggunakan pemasok dan mitra untuk membuat model bisnis berfungsi.

Biasanya ada 3 alasan untuk menciptakan kemitraan, misalnya skala ekonomi, pengurangan risiko dan ketidakpastian, juga akuisisi sumber daya atau aktivitas

9. Cost Structure (Struktur Biaya)

Model bisnis ini merupakan konsekuensi secara finansial dari cara yang digunakan dalam model bisnis yang Anda buat. Di sini, Anda harus memetakan biaya dan memastikan bahwa biaya sesuai dengan value Propositions bisnis.

Dalam block ini, Anda harus bisa menetapkan biaya paling mahal dan paling penting setelah Key ResourcesKey Partnership, dan Key Activities ditetapkan.

Mengelola biaya secara efisien akan membuat bisnis yang dijalani menjadi lebih hemat dan bisa meminimalkan risiko kerugian.

Hal ini juga dapat menentukan proposisi nilai yang tepat untuk pelanggan.

Pada elemen terakhir ini, tentu di butuhkan laporan keuangan dan Pembukuan yang tepat.

Gallery for Sembilan Elemen yang Harus Ada dalam Bisnis Canvas

Leave a Reply

Your email address will not be published.