Terjadi Gerhana Bulan 19 November 2021 Hari ini

132 views

Hours,medialova.com – Terjadi Gerhana Bulan 19 November 2021 Hari ini. Gerhana bulan adalah suatu Penomena bumi.

Dapat dikatakan juga, gerhana bulan terjadi ketika bulan berada dalam fase bulan purnama dan melewati bayangan Bumi.

Dalam situasi ini, bulan terlihat seperti menghilang karena gelap dan tidak mencerminkan cahaya ke bumi.

Itu disebabkan oleh matahari yang tidak bisa memancarkan cahaya ke bulan karena diblokir oleh bumi.

Eclipse bulan tidak berbahaya bagi kesehatan mata, sehingga dapat dilihat langsung dengan mata telanjang.

Waktu Gerhana Bulan Sebagai Berikut

Beberapa daerah Indonesia akan mengalami gerhana parsial. Untuk waktu puncaknya akan terjadi 19 November 2021.

pada 16.02.56 WIB / 17.02.56 WITA / 18.02.56 WIT. Eclipse berlangsung beberapa menit setelah puncak bulan purnama yang terjadi pada 15.57.30 WIB / 16.57.30 WITA / 18.57.30 WIT.

Magnitudo Eclipse kali ini adalah 0,9785 atau hanya 97,85% dari diameter Bulan dari cakram bumi Umbra.

Eclipse Phase Penumbra dimulai pukul 13.00.23 WIB / 14.00.23 WITA / 15.00.23 WIT, maka fase Eclipse dimulai pada 14.18.24 WIB / 15.18.24 WITA / 16.18.24.

The eclipse phase partly ended at 17.47.26 WIB / 18.47.26 WITA / 19.47.26 WIT, while the Phase Eclipse Penumbra ended at 19.05.31 WIB / 20.05.31 WITA / 21.05.31 WIT. Total duration of the eclipse partiality this time for 3 hours 29 minutes 2 seconds and the duration of the eclipse of 6 hours 5 minutes 8 seconds.

Fase Eclipse sebagian berakhir pada 17.47.26 WIB / 18.47.26 WITA / 19.47.26 WIT, sedangkan Eclipse PENUMBRA FASE berakhir pada 19.05.31 WIB / 20.05.31 WITA / 21.05.31.

Total durasi keberpihakan Eclipse saat ini selama 3 jam 29 menit 2 detik dan durasi gerhana 6 jam 5 menit 8 detik.

Sebagian besar gerhana berlangsung kurang dari dua jam. Itu sebabnya gerhana bulan bagian dari waktu ini disebut paling panjang abad ini karena hingga 3,5 jam.

Gerhana Bulan 19 November Secara Total

Gerhana Bulan 19 November Secara Total

Gerhana bulan total terjadi ketika seluruh bayangan Umbra Bumi jatuh untuk menutupi bulan, jadi matahari, bumi, dan bulan tepat di garis yang sama.

Posisi bulan yang tepat ada di area Umbra, menunjukkan di bawah Glaclipse total / penuh.

Dalam kondisi ini, bulan tidak terlihat benar-benar gelap, masih terlihat samar-samar kemerahan karena matahari masih tercermin ke bulan melalui atmosfer Bumi.

Ketika bulan Eclipse, bulan akan terlihat gelap, bisa menjadi tembaga merah, oranye dan cokelat.

Ini disebabkan oleh spektrum warna yang dibelokkan oleh suasana berwarna merah.

Total Eclipse Event, telah terjadi pada tanggal 3 Maret 2007 dan 17 Agustus 2007.

Gerhana Bulan Sebagian

Gerhana Bulan Sebagian

Eclipse bulan juga disebut gerhana bulan sebagian.

Eclipse bulan sebagian terjadi ketika bumi tidak sepenuhnya menghalangi bulan dari matahari.

Bagian dari permukaan bulan ada di daerah penumbra, jadi masih ada sinar matahari ke permukaan bulan.
Eclipse setengah bulan ini masih dapat dengan mudah dilihat dengan mata telanjang.

Namun, gerhana bulan dapat dinikmati oleh keindahannya jika dilihat dengan menggunakan binocular atau “kerobah” atau teleskop untuk dapat melihat lebih dekat dan membedakan batas-batas bagian gelap dan terang di permukaan bulan.

Acara Eclipse parsial terjadi pada 2006 dan 2008, yaitu pada 7-18 September 2006 dan tepat pada Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2008.

Eclipse Lunar.

Lunar Eclipse Penumbra terjadi ketika semua bagian dari bulan ini berada di penumbra.

Bulan tidak mengalami perubahan bentuk seperti total atau bagian dari Eclipse Bulan.

Bulan hanya mengubah kecerahan.

Karena itu, biasanya kondisi gerhana seperti ini sulit dilihat dan diamati dengan mata telanjang mereka, karena penampakannya sangat halus.

Insiden Eclipse Penumbra Lunar terjadi pada tahun 2002 dan pada tanggal 9 Februari 2009.

Lokasi Gerhana Bulan Jam Berapa

Lokasi Gerhana Bulan Jam Berapa

Eclipse Peak Phase hingga akhir penumra dialami oleh:

Papua Barat (kecuali Kab. Raja Ampat)
Papua
MALUKU (KEP. KEI DAN KEP. ARU)
Fase terakhir adalah bagian dari ujung penumbra dapat disaksikan di:

Papua Barat (Kab. Raja Ampat)
Maluku Utara
Maluku (Kecuali Kep. Kei dan Kep. Aru)
Sulawesi
Nusa Tenggara.
Kalimantan.
Bali
Jawa Timur
Jawa Tengah

DIY.

Jawa Barat (kecuali Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kab. Bogor, Kota Sukabumi, Kab. Sukabumi, Kab. Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab. Bandung Barat)

Riau (Kab. Kep. Anambas dan Kab. Kep ​​Natuna)
Bangka Belitung (kecuali Bangka Barat)
Fase terakhir dari penumbra dialami oleh:

Sumatra

Kep. Riau (kecuali Kab. Kep. Anambas dan Kab. Kep. NATUNA)
Bangka Belitung (Kab. Bangka Barat)
Banten.

DKI Jakarta

Jawa Barat (Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Depok City, Bogor City, Kab. Bogor, Kota Sukabumi, Kab. Sukabumi, Kab. Canjur, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab. Bandung Barat).

Baca Juga: Ide Bisnis Kecil dengan Investasi Rendah

Akhir Kata

Jadi hanya itu yang bisa kami jelaskan tentang adanya gerhana bulan di Tahun sekarang ini 2021.

mudah-mudahan apa yang bisa kami jelaskan di sini bisa bermanfaat bagi anda semua.

Gallery for Terjadi Gerhana Bulan 19 November 2021 Hari ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.